Sejarah Perkembangan E-Commerce

Perkembangan di Indonesia

Istilah E-Commerce diperkenalkan sejak 40 tahun silam dan baru mulai masuk ke Indonesia 20 tahun setelahnya. Sampai pada hari ini teknologi ini terus berkembang begitu pesat dengan berbagai macam jenisnya yang memungkinkan beribu-ribu bisnis baru terus berevolusi setiap tahunnya. Kenyamanan, keamanan, dan pengalaman penggunapun terus bertambah baik dan meningkat pesat dari waktu ke waktu.

Jakarta, ibukota Negara Indonesia yang berpenduduk keempat terpadat di dunia dan juga dikenal sebagai ‘Kota Pengguna Twitter Teraktif di Dunia’ dan ‘Negara Teraktif di Facebook’ mulai mendapat lirikan dari berbagai mata di dunia. Berbagai perusahaan startup baru binaan lokal dan internasional seperti Lamudi, Blibli, dan Triptrus pun marak bermunculan. Mungkin dari kita yang baru menyelami dunia ini pernah bertanya-tanya tentang asal mula munculnya bisnis seperti ini.

Awal Mula Internet & E-Mail

Tentunya, sejarah E-Commerce diawali dengan munculnya teknologi jaringan pertama kali oleh Advanced Research Project Agency (ARPAnet) yang pada awalnya digunakan sebagai sarana komunikasi antara Departemen Keamanan AS dengan 4 komputer di universitas yang berbeda pada tahun 1969. Lalu beberapa setelahnya, banyak sarana pendidikan dan militer lainnya mulai tertarik dan ikut bergabung dengan jaringan tersebut dan saling terhubungkan satu sama lain (interconnected), dari sinilah istilah Interconnected Network atau yang lebih kita kenal sebagai Internet lahir. Jaringan inipun semakin lama semakin meluas dan terus menyebar seperti virus ke seluruh pelosok dunia. Di Indonesia sendiri Internet mulai berkembang semenjak awal tahun 1990 dan penetrasi internet di setiap negara pun menjadi salah satu faktor yang menentukan sukses atau tidaknya perusahaan e-commerce yang mengandalkan teknologi ini.

Karena satu unit computer telah terhubungkan dengan unit lainnya, maka hal ini memungkinkan adanya pertukaran data secara elektronik satu sama lain (Electronic Data Interchange). Lambat laun, hal ini mulai menggantikan proses surat menyurat manual secara kertas bahkan juga fax. Surat elektronik atau E-mail mulai marak digunakan karena prosesnya yang sangat efisien dan tanpa biaya jika dibandingkan dengan pengiriman surat atau dokumen kertas ke luar negeri. Penemuan ini juga membuka peluang perkembangan lain seputar proses tukar menukar data secara digital mulai dari data-data yang biasa digunakan orang awam seperti tulisan, lagu, gambar, video, dan juga jenis data lainnya.

Kemunculan E-Commerce

Awal mula munculnya konsep belanja jarak jauh ini dipelopori oleh Michael Aldrich, seorang penemu dan pengusaha Inggris yang tidak sengaja memulai proses awal mula belanja online. Ide ini didapatkan Aldrich pada tahun 1979 dari kemalasannya untuk melakukan belanja bulanan ke supermarket, dimana Ia menginginkan sebuah televisi di supermarket yang disambungkan ke komputer dirumahnya dengan tujuan untuk menampilkan pesanan yang ingin diantarkan secara mingguan. Saat itu konsep belanja jarak jauh (teleshopping) belum dikenal masyarakat.

Sejak ide itu muncul pasar e-commerce mulai dikembangkan dan diadopsi di berbagai tempat. Perkembangan selanjutnya bukanlah sebuah hal yang mengejutkan ketika masyarakat menyardari jika pasar ini mulai bisa diuangkan. Individu maupun perusahaan pun mulai berlomba untuk menyediakan jasa jenis ini, khususnya di Indonesia yang memiliki peluang besar dalam pemasaran bisnis jenis apapun.

7
Leave a Reply

Please Login to comment
7 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
7 Comment authors
kangroufDitabambangbisnisBimakuru Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
wisata raja ampat
Guest

tapi jangan sampai menghilangkan pasar tradisional ya mas heeeeee

electric car
Guest

Sekarang e-commerce sudah merajalela luar biasa….

Bimakuru
Guest

kalau untuk pelaku E-Commerce di Indonesia, siapa ya yang memulai lebih dulu om?

bisnis
Guest

rupanya sudah lama juga, hanya baru booming dalam 10 tahun ini

bambang
Guest

enak mana, tradisional atau modern..

Dita
Guest

Tapi seseru-serunya e-commerce masih enakan belanja dengan pilih, pegang, tawar barang Tom.. 😀 Lebih rame aja, trus bisa sekalian ngumpul sama temen2 lama.

kangrouf
Guest

menarik sekali.. belanja jarak jauh seharusnya sudah bisa diresmikan di Indonesia. keren nih kalau semua elemen masyarakat mendukung