Melestarikan Kuliner Indonesia di Patali Day 2013

Melestarikan Kuliner Indonesia di Patali Day 2013

Sabtu lalu 23 Februari 2013, aku mendapatkan undangan lagi ke acara Agriculture, Food and Culinary Celebration dengan nama PATALI MARKET DAY 2013  yang diadakan di Hotel Dharmawangsa di daerah Jaksel. Yang namanya food, makanan dan kuliner, wahh yang ada di pikiran pertama kali adalah pasti ada banyak sekali makanan yang tersedia disana. Tanpa pikir panjang, aku pun menuju lokasi mengandalkan google maps bersama belalang tempur dan @mdarulm. Sampe sana langsung registrasi dan masuk pas banget acaranya udah dimulai dengan sambutan oleh Terzi Niode , Sekretaris Omar Niode Foundation yang pada acara ini merupakan penyelenggara acara Patali Market Day.

Kenapa namanya Patali Market Day??! Ternyata Patali itu merupakan bahasa Gorontalo yang artinya pasar atau sebagai tempat bertemunya banyak orang dengan kepentingan yang sama. Nah Patali Day ini mungkin bisa diartikan sebagai tempat bertemunya orang-orang yang ingin memajukan dan meningkatkan pertanian, pangan, dan seni kuliner ke tingkat nasional dan Internasional.

Dirjen Destinasi Wisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga telah menginformasikan bahwa sebelumnya telah dipilih 30 Ikon Kuliner Tradisional Indonesia dan ditetapkan sebagai ikon kuliner tradisional Indonesia di dalam maupun luar negeri. 30  ikon kuliner ini dipilih dari beberapa kriteria salah satunya adalah bahan baku harus mudah diperoleh, baik di dalam maupun luar negeri, yang kedua kuliner tersebut telah dikenal oleh masyarakat luas, serta ada pelaku profesional praktisi kuliner tersebut. Tujuannya adalah memperkenalkan 30 kuliner Indonesia di luar negeri.

30 ikon kuliner Indonesia tersebut adalah Ayam Panggang Bumbu Rujak Yogyakarta, Gado-gado Jakarta, Nasi Goreng Kampung, Serabi Bandung, Sarikayo Minangkabau, Es Dawet Ayu Banjarnegara, Urap Sayuran Jogjakarta, Sayur Nangka Kapau, Lunpia Semarang, Nagasari Jogjakarta, Kue Lumpur Jakarta, Soto Ayam Lamongan, Rawon Surabaya, Asinan Jakarta, Sate Ayam Madura, Sate Maranggi Purwakarta, Klappertaart Manado, Tahu Telur Surabaya, Sate Lilit Bali, Rendang Padang, Orak-arik Buncis Solo, Pindang Patin Palembang, Asam Padeh Tongkol Padang, Nasi Liwet Solo, Es Bir Pletok Jakarta, Kolak Pisang Ubi Bandung, Ayam Goreng Lengkuas Bandung, Laksa Bogor, Kunyit Asam Solo, serta Nasi Tumpeng.

Kemarin pas di acara Patali Day, kita pun disuruh untuk mencicipi berbagai makanan khas berbagai daerah. Bener-bener kuliner dahsyat dalam satu tempat dan kalau aku menyebutkan Food orgasm karena mencapai kenikmatan dalam mencicipi berbagai makanan hahahaha

makanan patali day

Pokoknya kita sebagai bangsa Indonesia wajib ikut serta dalam melestarikan dan mengenalkan berbagai kuliner yang ada. Jangan cuma suka makan tapi gak tau nama makanannya ya.

25
Leave a Reply

Please Login to comment
13 Comment threads
12 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
14 Comment authors
JefryIDregndopmaxmanroedoni septu Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
MdarulM
Guest

Josh Tenan!

Bimakuru
Guest

wareg tenan sajake… free pula yoo ?
mantabs !

pondokgue
Guest

asik cuy..
dapet undangan teruss..

habis ketemu ryan, langsung undangan makan makan.. 😀

Abed Saragih
Guest

Kalau kuliner dari Medan ada Bang? 🙂

kalau ada bisa disebutkan donk.

ori arifin
Guest

asik es dawet ayu Banjarnegara masuk

Mas Andank
Guest

soto banjar mana soto banjar :Happy-Grin:

hybrid car
Guest

kok sega pecel nggal masuk ya? padahal di yogya ini makanan seribu umat dan bahan amat sangat didapat…

jarwadi
Guest

kereeeen mas, bebas mencicipi ngga di situ? 😀

doni septu
Guest

kuliner asli masih banyak kita temukan di desa-desa, so mari kita jaga agar bareng-bareng

ndop
Guest

iya yah, kenapa nasi pecel gak masuk ya? harusnya dirimu bahas di postingan biar jelas hehehehe…

IDreg
Guest

Terima kasih ats informasi nya yang sangat bermanfaat, salam kenal dan salam persahabatan.

Regard’s

Jefry
Guest

nnggak nyangka ternyata gado – gado jakarta juga masuk jadi salah satu ikon kuliner Indonesia
nice share 🙂