Ini Jadinya Kalo Gak Pake USB OTG SanDisk, Pacar Marah Besar!

Apapun yang terjadi di dunia ini tentu saja bukan tanpa alasan. Mau tidak mau, kita harus menerimanya dengan lapang dada. Tapi, apa yang menimpa saya 2 bulan yang lalu sungguh tragis dan sedikit alay, sehingga sulit rasanya untuk diterima. Mau tau kenapa? Coba baca cerita ini sampai habis.

10 July 2019 adalah hari jadian saya sama Icha yang ke 3 tahun. Oleh karena itu, sebagai hadiahnya saya mengajak dia untuk pergi jalan-jalan ke taman di pusat Kota Bandung. Harus diakui bahwa hormon jiwa “miss queen” ini suka mendadak keluar untuk urusan hadiah. Bukan apa-apa, gaji bulanan ini tentu saja saya tabung untuk menghalalkan perempuan itu.

Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Icha sudah rapi dengan dress panjang bermotif bunga dan juga alis berlambang Nike andalannya. Saya gak pernah ngerti apa bagusnya alis tebal bergelombang seperti itu. Padahal Icha sudah cantik meskipun tanpa polesan make up. Ya sudahlah, yang penting sekarang kami bisa segera pergi ke Taman di Pusat Kota.

Sesampainya disana, Icha terlihat sangat antusias. Tanpa berpikir panjang, dia langsung meminjam smartphone saya yang memiliki kamera beresolusi tinggi yang bisa membuat wajah dia mirip seperti Nagita Slavina. Icha bisa dibilang seorang selfie-junkie, yang mana dia hanya akan sibuk dengan kamera dan seisinya sampai lupa kalau saya disini berdiri sambil merenung.

Sesampainya di rumah, saya melihat smartphone saya terkulai lemas dengan baterai yang tersisa tinggal 15%. Begitu melihat galeri, saya mendapati 500 foto yang mendominasi screenshot-an Mobile Legend. Saya shock! Kok bisa sampe sebanyak ini? Kalo gini caranya memori internal yang cuman 16 GB bakalan habis dan saya gak bisa lagi menyimpan file-file penting. Meskipun #DibuangSayang, saya terpaksa untuk menghapus 450 foto yang gayanya gitu-gitu aja.

Setelah mengetahui hal itu, Icha marah besar. Menurut dia, foto-foto selfienya memiliki keindahan yang belum tentu dimiliki oleh orang lain. Saya gak ngerti dia ngomong apa, namun beberapa kalimat seperti “Kamu gak pernah ngerti perempuan. Kalo kamu masih aja kayak gini, kita putus”, membuat saya mikir keras.

Laki-laki mana yang tidak tahan dengan marahnya perempuan seperti Icha. Saya memang merasa bersalah, tapi tidak harus begitu juga. Dari masalah tersebut, akhirnya saya bisa mengambil pelajaran bahwa apapun yang ada di HP kamu, usahakan untuk dipindahkan ke device lain alias di back up.

Sebagai salah satu masyarakat Indonesia yang tidak mengerti perempuan, akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan USB OTG SanDisk. Perangkat ini sangat membantu untuk memindahkan file-file yang ada di HP jika kapasitas memorinya sudah penuh, seperti tersisa 1 GB, bahkan beberapa MB saja.

HP kini menjadi salah satu bagian dari hidup masyarakat Indonesia yang tidak bisa dipisahkan. Mengambil foto, merekam video, menyimpan file penting, bermain game, dan masih banyak lagi. Namun, terkadang mereka lupa bahwa HP memiliki kapasitas maksimum yang mana tidak bisa menampung file terlalu banyak. Dengan begitu, kita memang harus melakukan back up data agar file-file penting bisa terselamatkan tanpa harus menghapusnya.

Selain itu, melakukan Back Up data juga sangat penting jika sewaktu-waktu terjadi kehilangan data secara misterius, seperti terkena virus, dan lain sebagainya. Hal ini tentu saja bencana untuk kamu dan juga saya. Jika kamu meremehkan hal seperti ini, bisa-bisa nanti nyaris diputusin pacar.

Agar hal ini tidak terulang lagi, maka kamu bisa menggunakan SD Card #SanDiskAPAC sebagai alternatif untuk menambah memori, dan jangan lupa untuk selalu back up data kapanpun dimanapun agar hidup kamu selalu bahagia dan bisa lebih mengerti perasaan perempuan.

Leave a Reply

Please Login to comment
  Subscribe  
Notify of